Tampilkan postingan dengan label logika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label logika. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 April 2011
George Boole
George Boole dikenal sebagai Bapak Logika Simbolis. Dia, matematikawan yang belajar secara otodidak, dikenal lebih dalam dunia sains komputasi. Dia anak dari seorang penjaga toko yang miskin di Lincoln, Inggris. Boole hanya memiliki kesempatan yang sedikit untuk menempuh pendidikan formalnya, dan prospeknya untuk maju juga rendah terkait dengan status keluarganya. Seperti Leibniz, Boole belajar secara otodidak bahasa latin saat dia berumur 12 tahun. Dengan menerjemahkan suatu buku, dia mendapatkan beasiswa (saat itu, kemampuan berbahasa latin merupakan persyaratan sosial sekolah).
Charles Ludwig Dodgson
Untuk orang yang percaya tidak mungkin seseorang dapat hidup di dunia kreatif seni dan disiplin ilmu seperti matematika dan logika bersama-sama, kehidupan Charles Ludwig Dodgson adalah sebuah counterexample. Dia lebih dikenal dengan nama penanya, Lewis Carroll, melalui bukunya "Alice's Adventure in Wonderland" dan "Through the Looking Glass." Namun jarang yang mengenal bahwa Dia merupakan pengajar tetap di Oxford University sejak ia berumur delapan belas tahun hingga wafatnya. Dia juga merupakan orang pertama fotografer pada jaman Victoria.
John Venn
John Venn dikenal sebagai salah satu organisator logika simbolis modern. Venn mendapatkan gelar matematikanya pada umur 23 tahun. Dua tahun setelahnya, Venn diterima sebagai pengajar di Cambridge, lektor perguruan tinggi di moral sains.
Langganan:
Postingan (Atom)


